Jodoh dari Surga June 6, 2007
Posted by dua rahasia in Kubacabuku.3 comments
Judul : Jodoh dari Surga
Pengarang : Ifa Avianty
Hari gini masih dijodohin, nggak banget deh. Itulah yang dirasakan nia ketika orang tuanya menjodohkan dia dengan seseorang yang terpaut 12 tahun, seorang sarjana S3 bidang aeronautika. Yang terbayang olehnya adalah bahwa dia akan menghancurkan hidupnya dengan menikahi seorang bapak-bapak, botak atau sudah ubanan.
Taaruf dilakukan, bahkan saat itu diputuskan bahwa mereka akan menikah tiga minggu kemudian. Nia tak kuasa menolak. Bahkan ketika dalam beberapa hari saja diputuskan bahwa akad nikah akan dipercepat. Hanya saja, Rissetyo, calon suaminya itu sangat jauh dari bayangannya, mas ris bukan hanya tampan, tapi tampan banget, satu kelas dengan Michael Bubble.
Akad dilaksanakan dengan perjanjian, jika tidak cocok mereka akan bubar dan rissetyo tidak boleh menyentuh nia sampai nia benar-benar yakin. Rissetyo bersabar karena ia sangat mencintai nia walaupun nia masih terus memberontak terhadap pernikahannya, apalagi ketika melihat testi Rissetyo untuk seorang perempuan bernama Shena. Di tengah kegalauan akan pernikahannya yang tanpa cinta, hadirlah cinta lamanya, Alvin, yang mengajak nia untuk kembali bersama, melanjutkan hubungan mereka yang terputus ketika nia memutuskan untuk hijrah. Hari-hari nia kembali bahagia, namun akhirnya ia menyadari bahwa itu merupakan kesalahan. Di dalam hatinya, ia menyadari telah jatuh cinta pada mas Ris, dengan segala kesabaran dan perhatian mas Ris kepadanya, nia sangat mencintainya. Nia pun memutuskan hubungan dengan Alvin dan berteman baik dengan Shena setelah yakin bahwa wanita itu adalah masa lalu mas Ris. Sayangnya Alvin masih terus berusaha meyakinkan nia, mengiriminya bunga, hadiah-hadiah mahal, kue-kue mahal setiap hari, yang lebih sering diberikan nia pada satpam atau teman-temannya. Nia khawatir. Terlebih dengan perubahan sikap pada suaminya.
Namun yang sedang ada di dalam pikiran Rissetyo saat itu bukanlah Nia atau Alvin, tetapi Shena. Shena, seorang wanita biasa, tidak cantik, namun ialah yang dahulu selalu ada untuk rissetyo terutama di saat2 sedihnya. Shena, wanita yang dulu ditolaknya tetap memberikan dukungan dan perhatian, pun ketika rissetyo bercerita tentang seorang pramugari yang membuatnya jatuh hati dan berharap dapat bersamanya. Pramugari itu tidak lain adalah nia. Rissetyo menyadari bahwa ia telah menyia-nyiakan seorang wanita yang begitu baik, yang hatinya begitu lapang dan cintanya begitu tulus. Karena itulah, rissetyo akhir2 ini mengangankannya, apalagi ketika ia akhirnya mengetahui bahwa Shena telah menikah dan bercerai dengan suaminya, menghidupi ketiga orang anak yang bahkan bukan anak kandungnya.
Bagi shena sendiri, apa yang ia lakukan untuk Rissetyo dahulu adalah karena perasaan cintanya yang tulus. Ia ingin rissetyo bahagia namun ia juga menyadari keadaan dirinya, ia merasa tidak pantas untuk rissetyo. Waktu berlalu sampai akhirnya Shena menikah dengan Alvin. Ya, Alvin, laki-laki yang menikahinya namun sama sekali tidak berhasrat kepadanya. Saat itu, Alvin hanya mencintai nia. Alvin kemudian menceraikannya dan malah menikah lagi dengan Alin. Alin berparas mirip sekali dengan nia, mungkin baginya bersama Alin adalah seperti bersama nia. Sekali lagi, shena menerima semua itu, ia ikhlas bercerai dengan Alvin bahkan ketiga orang anak Alvin akhirnya shena yang merawatnya.
Dua kali, dua kali Nia telah mengambil laki-laki yang pernah bersama Shena. Seakan ada penyesalan dan rasa bersalah di dalam hatinya. Nia yang saat itu telah mempunyai seorang putri dari Rissetyo mengambil keputusan untuk merelakan suaminya bisa bersama lagi dengan Shena. Shena berhak mendapatkan kebahagiaannya, ia telah melalui banyak penderitaan dan kesedihan . Yang terberat mungkin adalah ketika shena harus merelakan rahimnya diangkat karena penyakit kanker yang selama ini tidak dirasakannya. Itulah yang ada di pikiran nia saat itu. Dengan hati yang sangat perih ia merasa itulah yang bisa ia lakukan untuk membahagiakan rissetyo dan shena. Pun demikian dengan Alin, ia juga merelakan Alvin untuk bersama lagi dengan Shena.
Seperti sudah menjadi keharusan bahwa novel ini berakhir dengan bahagia. Nia dan rissetyo masih bersama, pun dengan Alvin dan Alin. Sedangkan Shena, ia akhirnya menemukan seseorang yang akan mengambil separoh bebannya, dokter yang merawatnya selama ini.
GadjahMada II : Bergelut dalam kemelut Tahta dan Angkara June 6, 2007
Posted by dua rahasia in Kubacabuku.1 comment so far
Judul : GadjahMada II : Bergelut dalam kemelut Tahta dan Angkara
Pengarang : Langit Kresna Hadi
Kematian Ra Tanca meninggalkan tanya pada GadjahMada, Ra Tancakah orang yang ada di balik kata sandi Bagaskara manjer kawuryan, yang mempunyai jasa besar dalam menyelamatkan majapahit. Jika memang Ra Tanca adalah orangnya, mengapa ia tidak mengatakannya, mengapa malah membunuh Sri Baginda jayanegara. Dendamnya pada Jayanegara karena telah membunuh Ra Kuti lah yang dianggapnya alasan paling masuk akal.
Di sisi lain, kematian jayanegara membawa masalah baru lagi, siapakah yang akan ditunjuk menduduki dampar kekuasaan menggantikan beliau. Sri Jayanegara hanya mempunyai dua orang putri yang terkenal amat cantik. Ia adalah Sri Gitarja (yang lebih terkenal dengan gelar SriBhuwanatunggadewi jayawisnuwardhani) dan adiknya Dyah Wiyat. Menurut tradisi, anak pertamalah yang jelas akan menduduki kekuasaan itu, namun dalam lazimnya pergantian kekuasaan selalu saja ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi. Bukan Dyah Wiyat yang dikuatirkan oleh GadjahMada atau para ibu suri. Namun pria di balik Dyah Wiyat dan Sri Gitarja lah yang kemungkinan besar akan terjadi persaingan. Tidak heran, karena dengan menjadi suami seorang raja, otomatis merekalah raja. Tersebutlah Raden Cakradara dan Raden Kudamerta dibalik kedua nama besar sekar kedaton. Tapi sekali lagi bukan keduanya yang berambisi untuk menjadi raja melainkan orang-orang di belakang merekalah yang sangat menginginkannya.
Belum lagi konflik perebutan kekuasaan ini berakhir, gadjahMada dikejutkan oleh berita bahwa Raden Kudamerta, yang akan segera menjadi pendamping Dyah Wiyat ternyata telah mempunyai seorang istri, bahkan seorang anak laki-laki. Raden Kudamerta yang sebenarnya sangat mencintai istrinya itu, berusaha selalu mencarinya. Keadaan membuat ia tidak bisa mengelak disandingkan dengan Dyah Wiyat. Pun Dyah Wiyat sendiri telah menyimpan sebuah nama dalam hatinya. Nama yang mengguncang jiwanya, yang menyisakan perasaan yang ia sendiri tak dapat mengerti. Nama yang telah mati dan tak kan pernah bangkit lagi. Nama itu adalah Ra Tanca. Cinta yang tumbuh entah sejak kapan, mungkin waktu itu ketika Ra Tanca mengobati Dyah Wiyat. Hubungan yang terus berlanjut setelah itu, bahkan setelah Ra Tanca akhirnya menikahi wanita lain. Dyah Wiyat yang telah dijadikan orang kedua oleh Raden Kudamerta merasa tidak bisa menerima semua itu, namun ia sendiri juga merasa telah sama berbohong. Perasaan bahagia yang terlihat jelas pada wajah kakaknya Sri Gitarja dan Raden Cakradara sama sekali tak terlihat pada raut wajahnya dan Raden Kudamerta.
Gemuruh isi hati Dyah Wiyat dan Raden Kudamerta hanya mereka saja yang tahu. Namun gemuruh isi kepala gadjahMada lain lagi ceritanya. Ia yang harus menyelesaikan perebutan kekuasaan antara pengikut Raden Cakradara dan Raden Kudamerta, ditambah lagi dengan usaha mengacaukan majapahit yang dilakukan oleh Nyai Tanca. Dengan kesigapannya, gadjahmada berhasil mengatasi semuanya termasuk solusi untuk mengangkat kedua kakak beradik itu sebagai raja berdua memimpin majapahit.
Gadjah Mada I June 6, 2007
Posted by dua rahasia in Kubacabuku.add a comment
Judul : Gadjah Mada
Pengarang : Langit Kresna Hadi
Menarik sekali mengikuti sejarah majapahit masa lalu. Kemegahan, kekuatan dan kisah-kisah cinta di baliknya. Walaupun tidak bisa dibilang sebagai karya non fiksi namun banyak cerita di dalamnya yang ditulis berdasarkan riset yang mendalam.
Buku ini sesuai judulnya lebih banyak bercerita mengenai GadjahMada, nama yang mungkin lebih dikenal karena sumpah Palapanya.
Buku pertama bercerita tentang jasa gadjah mada dalam menyelamatkan Sri Baginda Jayanegara pada pemberontakan yang dilakukan oleh Ra Kuti dan rekan-rekannya. Mereka ini adalah orang-orang yang pernah berjasa pada negara dan diberi gelar kehormatan Rakean Winehsuka oleh Sri Baginda.
Kehancuran besar-besaran terhadap majapahit dapat pasti terjadi kalau saja tidak ada seseorang yang membocorkan perihal pemberontakan tersebut kepada GadjahMada. Seseorang tersebut menggunakan nama sandi ‘bagaskara manjer kawuryan’. Perang yang terjadi antara kedua pasukan ini tak bisa dihindari dan karena kelicikan Ra Kuti, gadjah mada dan pasukannya terpaksa mengungsi meninggalkan istana. Kejar-kejaran antara keduanya sangat menarik, terlebih dengan adanya mata-mata di kedua belah pihak. GadjahMada terpaksa mengungsikan sendiri jayanegara terpisah dari pasukannya. Usaha untuk menemukan mata-mata di dalam tubuh pasukan bayangkara ini meninggalkan penyesalan mendalam bagi Gagak Bongol karena kecerobohannya telah memenggal kepala Mahesa Kingkin, sahabatnya sendiri yang ia kira sebagai mata-mata tersebut.
Ra Kuti sendiri merasa sangat uring-uringan karena tidak mendapat dukungan dari rakyat , selain itu rencananya untuk menggantung kepala jayanegara di alun-alun kota tampaknya tidak akan pernah terwujud. Ia bahkan membunuh rakyat yang melakukan pepe di alun-alun. (Pepe adalah salah satu bentuk musyawarah terbuka yang dicetuskan oleh Raden Wijaya, raja majapahit sebelumnya. Pada pepe, rakyat berkumpul di alun-alun dan mengutarakan permasalahan mereka langsung di depan raja).
Setelah berhasil melarikan Jayanegara, gadjahMada menyusun pasukan secara sembunyi-sembunyi untuk mengambil kembali kekuasaan dan mengembalikan keadaan majapahit yang porak poranda akibat ulah para pasukan ra kuti. Sebelumnya ia harus lebih dulu membebaskan AryaTadah, mahapatih majapahit yang ditawan oleh Ra Kuti. Ra Kuti sendiri akhirnya memlilih mati daripada menyerah.
Tahun berlalu setelah pemberontakan tersebut, suasana majapahit berangsur-angsur pulih. Sampai pada suatu hari, Sri Jayanegara menderita sakit yang cukup parah. Dipanggillah Ra Tanca, ia tabib yang sangat handal dalam meracik obat, dan racun. Walaupun dulunya ia adalah kaki tangan Ra Kuti, namun ia telah diampuni dan bahkan pernah beberapa kali mengobati raja dan para sekar kedaton. Namun, tidak disangka kali itu ia memberikan racun kepada jayanegara. Dalam sekejap Jayanegara menghembuskan nafas terakhirnya dan seketika itu pula keris gadjahMada menancap di dada Ra Tanca. Bagaskara manjer kawuryan, kata-kata itulah yang terakhir keluar dari mulutnya, menyisakan tanda tanya besar pada gadjah mada.
Aku dalam 10 kalimat lebih June 6, 2007
Posted by dua rahasia in Catatan hati.1 comment so far
Tinggi standar, agak gemuk, muka rata-rata, gigi tak beraturan tapi punya senyum yg lembut(muji diri sendiri), kulit sawo (sangat) matang,my friends says i have a good warm eyes (halah, kaya apa coba), aku doyan makan. Orang ndeso (baca: jogja) yang bekerja di sebuah perusahaan di daerah jakarta utara. Sebulan sekali pulang naek kereta Senja Jogja karena kangen sama ibu. Umur belum sampe ¼ abad tapi sering dipanggil ‘bu’ sama kenek angkot soalnya pakenya rok panjang. Lulusan ilmu komputer UGM thn 2005. Pekerjaan utama sebagai developer alias buruh yang tiap harinya berurusan dengan coding .NET, C#, SQLServer,dan Crystal Report, tentu saja ini dilakukan di sela-sela kesibukan berfriendster dan googling ria (kebalik ding). Tujuan utama bekerja selain mencari uang juga mencari jodoh yang bisa diajak membuat program bersama yang disebut keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Coding adalah salah satu hobi yang dipaksakan untuk dijadikan hobi biar meyakinkan, (masa’ developer ndak suka coding :D). Hobi yang sebenernya adalah reading dan cooking (masih satu sodara ma coding). Koleksi buku cukup banyak dan tersebar di antara temen-temen. Paling banyak novel sama buku-buku agama. Masakanku enak tapi sayangnya belum ada yang mengakui. Resep andalan yaitu empek2 dan blackforest, jangan lupakan ayam bakar. Makanan favorit adalah semua jenis masakan dengan bahan dasar ayam. Tapi sejujurnya kalo kamu tanya sama temen2ku, pasti jawabnya sama, ‘apa sih yang aku gak doyan’. Satu lagi, aku juga doyan tidur. Makan dan tidur, good combination, right?
Aku orangnya rapi, gak suka liat sesuatu yang berantakan. Sayangnya agak2 moody juga, jadinya klo lagi nggak mood mau berantakan kaya apa juga ya udah deh biarin aja :D. Cita-citaku dari dulu itu dosen, biar bisa belajar terus, biar bisa banyak waktu di rumah, biar bisa ngasih nilai D ke orang (upss) ,biar bisa bagi-bagi ilmu. Yah..belum seberapa sih ilmu yang dipunyai tapi klo ada niat nanti kan bisa banyak belajar. Ngomong-ngomong belajar, dulu kalau kuliah rajin banget. Di bela2in jauh-jauh naek bis 2 jam buat ke kampus dan kuliah 1 jam yang ternyata dosennya nggak dateng. Intinya sih aku nggak akan mudah menyerah untuk sesuatu yang aku yakini, nggak akan membiarkan sesuatu menghalangi tujuanku (kok jadi kedengeran kejam)…keep fighting pokoknya.
Aku orangnya suka nggak pede, mungkin karena deskripsiku tadi di baris pertama. Walaupun temen-temen bilang aku tuh udahlah baek hati, pinter, rajin, rapi, pendiem, dan kadang2 aneh (huekkk), tapi tetep aja aku ndak pede. Apalagi untuk urusan cinta, jauh deh. Ada juga klo suka sama orang cuma disimpen sendiri (ato cuma bilang ma temen2 deket)…hahahaha. Jeleknya lagi, kalo udah suka biasanya susah ngelupainnya, dan jika sudah ada seseorang disisiku aku akan setia dan mungkin jadi terlalu memuja :p. Hmmm..not good, not good at all.
Aku dalam 10 kalimat June 6, 2007
Posted by dua rahasia in Catatan hati.add a comment
Aku selalu berusaha untuk istiqamah di jalan-Nya ( susah T_T). Aku sangat sayang keluargaku dan berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka :). Aku baek hati dan suka menolong (serius). Aku bisa dipercaya dan bisa banget jaga rahasia. Aku disipilin dan bertanggung jawab. Aku penyabar. I think forward, good planner, perfectsionist dan aku suka keteraturan. Aku gila buku. Kalo aku seneng seseorang, aku seneng beneran dan susah berpindah ke lain hati (setia gitu loh). Nah, itulah sekilas aku.